Islam itu berisi :

Islam itu berisi :

Tuesday, January 26, 2016

64. Antara Salik dan Waṡil





"Takutilah firasat seorang mukmin. Sesungguhnya ia memandang dengan cahaya Allah ﷻ." (Hadis)



Salik atau sāir, yaitu  orang yang berjalan menuju Allah ﷻ. Perjalanan mereka ini berupa ibadah dan riyadhah atau melatih diri dalam usaha mendekatkan diri kepada Allah ﷻ.
Dengan ketekunan ibadah dan riyadah ini, terpancarlah cahaya dari hati mereka, dengan cahaya itu mereka mendapat petunjuk menuju kepada Allah 
ﷻ hingga akhirnya sampailah mereka kepada Allah ﷻ. Adapun cahaya yang terpancar dari hati seorang salik disebut Anwārud Tawajjuh.

Waṡil, yaitu orang yang telah sampai kepada Allah ﷻ. Padanya terpancar cahaya yang datang langsung dari Allah ﷻ sehingga dia dapat melihat Allah ﷻ dengan penglihatan hatinya.


Di dalam hati mereka tidak ada senang, tidak ada susah; tidak ada surga-neraka: yang ada hanya Allah ﷻ. 


Golongan ini sudah mencapai tingkat haqqul yaqin karena menyatukan tauhid tanpa melihat barang-barang yang mewujud di alam semesta ini. Adapun cahaya yang terpancar dari hati seorang waṡul disebut Anwārul Muwājāhah.

{Uraian atas Kitab Al-Hikam pasal 39 oleh Syaikh Siradj}

.

No comments:

Post a Comment